Sabtu, 30 Maret 2013

puisi cinta




Malam ini aku ingin sendiri,,,
Tak ada suara tak ada pembicaraan dan tak ada sesuatu yang mengusik fikiranku...
Malam ini aku ingin sendiri,,,
Di temani sejuta mimpi yang sulit untuk ku gapai,
sejuta angan yang hanya akan tersimpan...

Malam ini bagaikan saksi kesendirianku mengukir masa depan,
Dimana...??
Entah dimana aku akan mencari itu semua
Hanya suara nyanyian sendu yang setiap kali datang menghampiriku
Bagaikan sebuah tanda tanya besar yang ada dalam benakku
Ketika semua telah berlalu dan tersimpan dalam buku memori yang kelabu....
Terlalu cepat ku genggam semua tak ku fikir aku dapat berdarah dengan ini semua,
Sejuta mimpi....
Sejuta tanda tanya....
Semua kini makin membuatku terluka,
Hanya doa yang ku panjat yang mampu menjadi penguat..
Akankah aku tesadar dari berbagai mimpi masa lalu
Semua takkan terjawab malam ini karena malam ini aku hanya ingin sendiri
Aku hanya ingin menikmati apa yang tlah tuhan beri
Sejuta mimpi...
Sejuta tanda tanya....
Biarlah tetap disini,menanti sebuah jawaban
Jawaban yang kiranya kan datang dari tuhan........

KELAHIRAN PUTRI PERTAMAKU


MY BABY OH...MY LOVE
Kadang dalam hati gak nyangka juga di usiaku yang baru 21 tahun aku sudah mempunyai seorang baby.ternyata sulit juga belajar menjadi seorang ibu,mungkin karena masih anak pertama sedikit kaku dan agak kerepotan mengurus si kecil Cuma bersama suami apa lagi aku menetap dirumah mertua tak enak kalau terlalu nyuruh ini itu pada mertua,jadi sekuat tenaga aku berusaha sendiri membesarkan buah hati bersama suami tercinta.mulai dari kelahiran si kecil yang agak sulit,sebenernya kata dokter kehamilanku kelebihan hari 9 bulan 12 hari karena takut terjadi apa-apa pada baby dokter menyarankan agar di cesar saja.wah..hatiku galau,takut,sedih,ya alloh.....kenapa dikehamilanku yang pertama harus di cesar?sedang hal yang paling aku takutkan adalah sampai berada diruang operasi tapi suami membesarkan hatiku,”takkan terjadi apa-apa kita serahkan semua pada dokter dan berdoa pada alloh semoga diberi kelancaran”.
Akhirnya tanggal 22 november pukul 08.00 wib dilakukan operasi cesarku,saat memasuki pintu operasi dalam hatiku berdoa “ya alloh....andai engkau ambil aku hari ini berilah aku sedikit waktu saja untuk memandang putri kecil yang ada dalam rahimku ini,tapi jika engkau masih mempercayakan aku untuk tetap menjadi hambamu maka berilah aku kekuatan agar mampu bertahan diruang operasi ini aku masih ingin menemani suami dan membesarkan buah hatiku”.aminnn akhirnya berbaring juga aku di meja operasi perasaankupun campur aduk,pasrah dan tak ada pilihhan lain sejenak dokter menyapaku dan emh....tiba-tiba semua menjadi gelap hanya suara-suara aneh yang ku dengar.tak berapa lama ku dengar tangis jeritan bayi alhamdulillah ya alloh....masih setengah sadar ku lihat bayi mungil itu berbungkus kain hijau diperlihatkan padaku “eemmm..cantik...” setelah dirawat 3 hari di RS dan harus tambah darah juga aku diperbolehkan pulang. ”aahhhh....akhirnya kembali kekamar tercinta”,aku memang pulang kerumah mertuaku selain karena kondisi yang rumit suamiku juga seorang wirausaha di rumah yang pekerjaannya tak bisa di tinggalkan.menjadi seorang ibu baru tanpa di dampingi bunda sendiri rasanya begitu sulit mulai harus ngurus diri sendiri,ngurus baby sendiri kasian juga suamiku ikut kelabakan dan keteteran pekerjaannya tapi aku menikmati ini semua karena baby ku tumbuh dengan sehat dan sempurna.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat kini si kecil udah berumur 11 bulan,dia makin lucu dan menggemaskan giginya tumbuh 2 tapi meskipun begitu dia sudah bisa makan biskuit sendiri.kini si kecil mulai belajar bicara kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu fasih,dia sudah pandai memanggil “mama..ayah...maem,ayam”duh...pokoknya lucu banget.aku sangat bersyukur diberikan keluarga ini memang mertua tidak terlalu urus campur dengan keluargaku mungkin beliau ingin melihat kami mandiri dan mampu berdiri dengan kaki kami sendiri dan alhamdulillah semua dapat kami lalui.kekompakan suami yang selalu mendukungku membuat aku yakin bahwa aku mampu menjalani ini semua.sekarang kami sudah memiliki rumah sendiri,rumah mungil berlantai 2 itulah kado terindah yang diberikan suami padaku.itulah kisahku,dimana aku percaya kemandirian akan datang jika seseorang mau berusaha tak mudah memang tapi rintangan-demi rintangan itulah yang menjadikan diri kita semakin kuat dan tangguh.ku ucapkan terimakasih yang tak terhingga pada MOCH.NURDYANSAH seorang suami tangguh yang selalu memberi support dan peneduh dalam rumah tanggaku dan buat baby mungilku FAJRA NADA NADIFA makasih sayang kau penguat jiwa mama jadilah putri yang sholehah dan taat pada orang tua.amin
SELESAI

INFO LOMBA




Ikuti!
3 Lomba Menulis Ummi 2013
Berhadiah Uang Tunai dan Berlangganan Majalah Ummi

1. Kategori: Senyum Simpul

Tulis pengalaman menarik yang membuat orang tersenyum simpul. 

Ketentuan : 
1) Panjang tulisan 2.500 karakter. 
2) Diterima Redaksi paling lambat 1 Maret 2013. 
3) Pengumuman di edisi 4/XXV April 2013. 

Hadiah
Setiap pemenang berhak mendapat piagam penghargaan, berlangganan Ummi 6 edisi, dan uang tunai Rp400.000 (pemenang I), Rp300.000 (pemenang II), Rp200.000 (pemenang III).


2. Kategori: Tamu Kita
Tulisan/profil seputar tokoh perempuan Indonesia yang shalihah, inspiratif, dan memiliki sumbangsih besar bagi masyarakat. 

Ketentuan: 
1) Usia profil 20-50 tahun, konsisten berbusana muslimah, dan kiprahnya sudah merambah/dirasakan manfaatnya minimal sampai tingkat kabupaten. 
2) Panjang tulisan 8.000 karakter, sertai foto profil, foto kegiatan, dan foto keluarga. 
3) Diterima Redaksi paling lambat 1 Juli 2013. 
4) Pengumuman di edisi 9/XXV September 2013.
 
Hadiah : 
Setiap pemenang berhak mendapat piagam penghargaan, berlangganan Ummi 6 edisi, dan uang tunai Rp1.000.000 (pemenang I), Rp900.000 (pemenang II), Rp800.000 (pemenang III).

3. Kategori: Cerbung
 
Cerita bersambung Anda dengan tema bebas. 

Ketentuan: 
1) Panjang cerita maksimal 50.000 karakter. 
2) Diterima Redaksi paling lambat 30 September 2013. 
3) Pengumuman di edisi 12/XXV Desember 2013. 

Hadiah :
Setiap pemenang berhak mendapat piagam penghargaan, berlangganan Ummi 6 edisi, dan uang tunai Rp1.500.000 (pemenang I), Rp1.200.000 (pemenang II), Rp1.000.000 (pemenang III).

Ketentuan Umum:
1. Tema tulisan atau cerita tidak melanggar hukum, etika dan SARA.
2. Naskah karya asli sendiri, belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba penulisan serupa.
3. Peserta boleh mengirim lebih dari satu naskah, amplop terpisah. Tempel kupon asli di kiri atas amplop.
4. Sertakan data diri lengkap, fotokopi KTP, nomor rekening, dan NPWP pada lembar terpisah.
5. Naskah dikirim ke e-mail: kru_ummi@yahoo.com, dan pos ke Redaksi Ummi, Jl Mede 42, Utan Kayu, Jakarta Timur 13120.
6. Naskah menjadi hak Ummi, tidak dikembalikan. Naskah yang layak dapat dimuat dan memperoleh honor sebagaimana biasa.

Sumber : http://ummi-online.com/berita-550-lomba-menulis-ummi-2013.html

Rabu, 20 Maret 2013

untukmu pahlawanku



PAHLAWAN TANPA TANDA JASA 2

Tersimpan naluri besar dalam tubuh tuamu
Tersimpan berjuta harapan dalam letih peluhmu
Kau gayuh roda-roda kehidupan hanya untuk sebuah pengabdian
Kau korban jiwa raga hanya untuk memajukan sebuah bangsa
Dirimu tak kenal panas....
Dirimu tak kenal hujan.....
Tujuanmu hanya satu memandaikan anak-anak bangsa
Kerjamu tanpa pamrih..
Pengabdianmu tanpa tanda jasa....
Engkau bagaikan mentari di atas cakrawala
Memberi sinar pada kehidupan yang gulita
Memberi harapan pada mimpi putra-putri ibu pertiwi
Kiranya dirimu memang pantas menyandang gelar pahlawan
Pahlawan pembuka mata pada mereka yang buta huruf..
Pahlawan yang mampu memajukan bangsa
Pahlawan yang paling di cari negara
Dirimulah wahai guruku...
Pahlawan tanpa tanda jasa....

Senin, 12 November 2012

BINTANG KEHIDUPAN

 
BINTANG KEHIDUPAN
            Mungkin aku bukan siapa-siapa,aku juga bukanlah orang yang mempunyai pengaruh apa-apa di negeri ini.aku hanyalah seorang anak gelandangan yang mempunyai mimpi,mengais rizki dari jalanan,mengamen kesana kemari hanya untuk mencari sesuap makan.Perang kehidupanku dimulai saat aku mulai berkunjung ke ibu kota,karena di desaku tak ada pekerjaan yang memadai aku putuskan mengikuti ajakan teman yang tak jelas pekerjaan seperti apa yang ada di jakarta nanti.”dilla..ayo berangkat?”iya sebentar aku pamit ibuk,”buk...dilla berangkat dulu ya?”ibuk tidak keberatankan dilla tinggal...dilla mempunyai sebuah mimpi buk,doakan dilla ya buk?”ibuk hanya menangis aku tau perasaannya mungkin dia tak tega apa lagi di usiaku yang masih belia harus merantau di jakarta.
            Kereta api yang ku naiki ternyata telah sampai di jakarta,”fit..ayo bangun..kita dah nyampe jakarta nih?”fitri temanku yang berangkat bersama-sama denganku terperanjat,”wah...indahnya jakarta ayo-ayo keluar aku gak sabar pengin lihat monas!!”.berhari-hari terkatung-katung dijakarta membuat ongkos kami kian habis sedang pekerjaan yang kami cari tak kunjung dapat maklum namanya kota besar kalau cari pekerjaan harusnya bawa ijazah minimal S1,”hemh....”tapi kami ini apa karena himpitan ekonomi SD pun kami tak lulus.setelah berbulan-bulan aku putuskan untuk ngamen bersama fitri,entahlah ini pekerjaan hina atau apa yang kami fikir hanyalah kami bisa makan besok.kerasnya kehidupan ibukota sering membuatku menangis,pernah suatu malam kami di cegat brandalan uang hasil ngamen dari pagi sampai malam di minta karena kami di anggap sudah menjamah wilayah mereka bahkan sempat mereka menggodaku dan untung ada para pedagang kaki lima yang menolong.aku dan fitri menangis di emperan toko biasa kami tidur,”gimana besok kita makan ya fit?sedang uang kita diminta semua sama mereka”.fitri malah menangis menjadi-jadi,”aku pengin pulang saja dil..”aku kangen mak,biarin hidup susah di desa tapi beban hidup gak ampe seberat ini”.hatiku berkata mungkin fitri benar tapi dengan apa kami pulang?terus bagaimana dengan mimpiku?”.
            Tak terasa  hampir 1 tahun aku dan fitri mengais rejeki dijakarta,penderitaan dan cobaan kami lalui dengan tangis dan doa setiap harinya,mungkin benar kata orang “ibukota lebih kejam dari pada ibu tiri”.setelah cukup ongkos fitri malah memutuskan untuk pulang.”dilla...kamu yakin gak ikut aku?”gak fit...aku masih ingin mengejar mimpiku,”ya udah jaga dirimu dil ku doakan cita-citamu berhasil?”makasih fitri,kamipun berpisah di stasiun gambir...aku kembali bersama teman-teman sesama pengamen dan fitri pun berlalu.suatu malam aku bermimpi bertemu ibuk dia memberikan sesuatu yang sangat terang entah apa tapi itu seperti bintang namun sangat indah.hingga suatu hari saat aku mengamen disebuah toko kaset ada seorang laki-laki tua menyapaku,”nak..namamu siapa?suaramu bagus”.”nama saya faradilla pak,terimakasih...banyak yang memuji seperti itu tapi saya ini hanya seorang pengamen bukan penyanyi!!!”kamu pengin jadi penyanyi?”kamu bisa ikut saya,saya tau cara mengasah bakat kamu”.sebenar nya agak ragu tapi ku iyakan tawaran itu,setelah sesaat naik mobil bersama bapak itu kami berbelok dirumah yang amat mewah disana banyak anak-anak muda sepertiku ada yang main gitar ada yang nyanyi-nyanyi setelah ku baca papan di dekat pagar “DEDE STUDIO”(TEMPAT MENGASAH BAKAT) baru aku tau disini memang tempat anak-anak sepertiku yang kurang beruntung,siapapun boleh datang kesini untuk belajar.ternyata di negeri yang serba semrawut ini masih ada orang sebaik pak dede yang menyediakan tempat untuk kami para tunawisma yang di anggap sampah oleh pemerintah.
            Waktu kian berlalu bakatku mulai terlihat,pak dede sangat suka dengan suaraku coba-coba pak dede memasukkan aku kedapur rekaman,baru mengeluarkan singgle pertama laguku langsung meledak di pasaran dan menduduki tangga lagu di urutan pertama.akhirnya banyak sekali tawaran untuk manggung,semua terpesona dengan suara emasku.hingga suatu saat aku ingat ibuk dan fitri aku pun bicara pada pak dede yang memang sudah ku tunjuk sebagai managerku dan diapun menyetujuinya namun masih 1 minggu aku harus menunggu karena jadwal yang padat.saat terdiam memandang foto ibuk dalam hati kecilku berkata,”buk....kini dilla mampu mewujudkan mimpi dilla atas semua doa ibuk,dilla juga ingin ibuk merasakan kebahagiaan ini.inilah cita-cita dilla buk,ternyata kesuksesan seseorang tidak di tentukan dari setinggi apa dia mengenyam pendidikan tapi dari seberapa besar dia mau berusaha.orang miskin seperti akupun punya mimpi yang dapat diwujudkan,kini aku seperti bintang yang mampu memberi sinar pada kehidupan”.
TAMAT